Jumat, 17 Januari 2014

Janda Pelit Pasang Iklan


Suatu hari seorang yang kaya yang pelit meninggal dunia dan meninggalkan istrinya sebagai janda. Janda ini yang terkenal sangat pelit, sangat ketat menjaga pengeluaran uang.
Berdasarkan perhitungan untung dan rugi, ia bermaksud menyebarkan kabar duka cita di sebuah koran harian nasional dan saking pelitnya dia memasang hanya berupa mini iklan baris. Daripada ia harus mengeluarkan biaya untuk telepon lokal dan interlokal atau mengirim surat ke seluruh keluarga dan kenalan, maka ia lebih suka dengan cara ini.
Janda pelit ini datang ke bagian periklanan surat kabar yang telah terkenal luas di seluruh persada nusantara ini dan bertanyalah dia, “Berapa ongkos pasang iklan untuk kabar dukacita? Suamiku meninggal dunia…”
Sekretaris yang mungil menjawab, “Seratus Ribu Rupiah sebaris.”
Janda pelit, “Wah … mahal banget. Saya hanya ingin menuliskan TOTO MENINGGAL.”
“Memang itu tarif minimalnyanya Bu …. Ibu boleh menuliskan lima kata, tidak hanya dua kata. Ibu mau tambah 3 kata lagi?” tanya sang sekretaris.
“Tunggu sebentar .. saya akan memikirkannya ….” kata janda pelit tersebut. Akhirnya setelah beberapa menit berpikir, ia menjawab “Sudahlah … tulis saja begini … TOTO MENINGGAL, DIJUAL MOBIL JEEP.” hahahahhahaaaa...

manggali iman...



si Bejo punya pohon mangga yang lagi berbuah lebat, karena takut dicuri dia menulis di papan 'MESKI GUA GAK LIHAT LU NGAMBIL, TAPI TUHAN LIHAT ELU...!!!!

besoknya si Bejo melihat buah mangganya ternyata sudah habis dicuri, dan si pencuri mengganti tulisan di papan yang di pasang si Bejo dengan tulisan 'BIAR SAJA TUHAN LIHAT GUA, TAPI DIA GAK AKAN NGASIH TAU SAMA ORANG KIKIR MACAM LU...!!!'
ne cerita gue... cerita LU???